Wisata & Budaya

Topik Pilihan Seputar Pulau Bawean

Tips Nyaman dan Aman dalam Perjalanan

Apa saja yang mesti kita perhatikan agar perjalanan kita nyaman dan selamat sampai tujuan?

Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan baik oleh sopir atau penumpang agar perjalanan yang ditempuh semakin menyenangkan.

1. Jaga Stamina

Kondisi fisik yang tidak prima dapat membuat perjalanan kita terganggu. Untuk itu hindari begadang sebelum memutuskan berkendara terutama perjalanan yang dipandang jauh. Tunda saja perjalanan kita bila memang kondisi fisik tidak mengizinkan.

2. Hindari Perasaan Selalu Mabuk Kendaraan

Sopir umumnya tahan banting dengan gejala mual dan mabuk. Beda halnya dengan penumpang. Terkadang sebelum berangkat mereka sudah bersugesti selalu mabuk dalam perjalanan. Perasaan ini bisa dialihkan dengan menikmati pemandangan, membaca, atau mendengarkan musik.

Penting juga membawa obat anti mabuk untuk menghilangkan kecemasan itu. Bila tubuh tak mau menerima semua yang berbau obat-obatan modern, gunakan obat tradisional saja seperti mengkonsumsi sekerat ubi jalar sebelum keberangkatan. Serat ubi jalar dapat membantu keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu Ubi jalar mengandung Vitamin B kompleks, vitamin C, betakaroten, kalium, dan kalsium yang terbukti efektif meredakan rasa mual.

3. Cek Kondisi Kendaraan

Kenyamanan di perjalanan turut ditentukan oleh kondisi kendaraan. Pengemudi atau sopir hendaknya mengecek kendaraan terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan yang tergolong jauh. Siapkan ban serap dan peralatan agar tak perlu khawatir pecah ban di hutan lebat. Lihat juga tekanan angin pada ban karena tiap kendaraan berbeda-beda tekanannya dan juga dipengaruhi faktor muatan. Ban adalah elemen kendaraan yang paling vital karena ban inilah yang akan berhadapan langsung dengan permukaan jalan. Pastikan semua elemen kendaraan lain juga berfungsi dengan baik agar perjalanan kita menjadi nyaman.

4. Pasang Pengaman Diri

Bila kondisi kendaraan sudah dipastikan aman, jangan lupa pasang pengaman saat berkendara. Gunakan Helm Standar Nasioanal (SNI) bagi pengendara roda dua. Pasang sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, itu untuk mencegah kejadian fatal yang tidak kita inginkan.

5. Taati Rambu Hukum

Mentaati rambu-rambu lalu lintas adalah modal utama selain kondisi kendaraan yang laik jalan. Selain itu kelengkapan surat menyurat juga perlu diperhatikan. Banyak perjalanan menjadi terhambat karena kita suka melanggar hukum seperti tidak mentaati rambu-rambu lalu lintas, melaju dengan kecepatan tinggi, bahkan lupa membawa surat menyurat sebelum berangkat. Hal ini perlu diperhatikan agar perjalanan kita, baik jauh mau pun dekat tidak tersandung perkara hukum.

6. Perhatikan Jalan Darurat

Bagi penumpang yang naik transportasi umum seperti kereta, Bis, kapal laut atau pesawat, jangan lupa memahami situasi darurat selama perjalanan. Ikuti semua petunjuk yang diberikan. Usahakan mengenali pintu masuk atau keluar sehingga kita cepat mengambil tindakan saat kondisi darurat terjadi.

7. Beristirahat Yang Cukup

Dalam perjalanan beristrahat yang cukup mutlak dilakukan. Jangan paksakan mengemudi saat kondisi tubuh melemah. Usahakan tidur malam hari bagi penumpang. Ingatkan pengemudi untuk membawa kendaraan dengan kecepatan normal. Bila konsentrasi pengemudi mulai pecah, tawarkan ia untuk beritirahat sejenak. Memaksakan diri saat kondisi labil dapat mendatangkan maut bagi semua orang.

8. Tentukan Titik Singgah

Sebelum perjalanan jauh di mulai, ada baiknya bagi pemilik kendaraan pribadi untuk menentukan titik singgah. Perlu dipikirkan dimana tempat yang paling cocok untuk beristirahat, makan atau menginap.

9. Dan Berdoa

Mudah-mudahan dengan melakukan tips di atas perjalanan kita semakin nyaman dan aman. Selamat berkendara.


Kembali ke halaman sebelumnya